Manfaat Buah Jambu Biji Bagi Kesehatan

Manfaat Buah Jambu Biji Bagi Kesehatan - Jambu biji adalah salah satu buah yang paling populer di Indonesia dan sangat mudah untuk ditemukan. Beberapa kandungan penting di dalam jambu biji seperti mineral dan vitamin mampu menyehatkan tubuh Anda. Bahkan jambu biji memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Berikut adalah beberapa manfaat jambu biji untuk kesehatan tubuh seperti dilansir dari boldsky.com.


Meningkatkan imunitas tubuh
Jambu adalah buah yang mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Sebab jambu mengandung vitamin C tinggi yang bisa mencegah tubuh Anda dari serangan berbagai penyakit.

Anti-tumor dan anti-inflamasi
Kandungan lycopene di dalam jambu bermanfaat sebagai zat anti-inflamasi dan mencegah pertumbuhan tumor.

Mencegah kanker
Karena jambu biji mengandung zat antioksidan yaitu flavonid dan fitonutrien, maka buah ini efektif untuk mencegah kanker. Kandungan vitamin C dosis tinggi di dalamnya juga bermanfaat untuk menetralkan radikal bebas penyebab kanker.

Menjaga tekanan darah
Jambu biji memiliki manfaat mengagumkan untuk menjaga tekanan darah. Sebab jambu biji mengandung kalium yang bermanfaat untuk melindungi tubuh Anda dari pengaruh eksternal yang bisa merusak kesehatan tekanan darah.

Mencegah penuaan dini
Kandungan zat antioksidan tinggi dalam jambu mampu menetralkan radikal bebas dan mencegah terjadinya stres oksidatif penyebab penuaan dini.

Baik untuk penderita diabetes
Kandungan serat dalam jambu biji berfungsi sebagai obat alami bagi penderita diabetes. Selain itu secara medis, buah ini juga terbukti untuk mencegah lonjakan gula.

Menyehatkan kulit
Jambu biji mengandung vitamin A, nutrisi yang penting untuk meningkatkan kesehatan kulit. Buah ini juga bermanfaat untuk mengeluarkan antioksidan yang bisa membuat kulit Anda terlihat segar kembali.

Mendukung kesehatan mata
Kandungan vitamin A dalam jambu biji sekali lagi mampu mencegah infeksi mata dan penyakit mata.

Meningkatkan sistem pencernaan
Kandungan lycopene dalam jambu biji sangat baik dalam membantu meningkatkan kesehatan pencernaan.

Menambah jumlah darah
Jambu biji mengandung vitamin E, K, folat, niasain, mangan, tembaga, magnesium, dan asam panthothenic dimana semuanya bermanfaat untuk menambah jumlah sel darah merah Anda. Buah jambu biji bisa dikonsumsi secara langsung, dibuat jus, atau dimasukkan ke dalam campuran bahan makanan lainnya. Sehingga Anda pun bisa mengonsumsinya tanpa takut merasa bosan.

Sekian ulasan tentang Manfaat yang terkandung dalam buah jambu biji bagi kesehatan dan semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi anda semua. Sumber : merdeka.com
Manfaat Buah Jambu Biji Bagi Kesehatan - Jambu biji adalah salah satu buah yang paling populer di Indonesia dan sangat mudah untuk ditemukan. Beberapa kandungan penting di dalam jambu biji seperti mineral dan vitamin mampu menyehatkan tubuh Anda. Bahkan jambu biji memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Berikut adalah beberapa manfaat jambu biji untuk kesehatan tubuh seperti dilansir dari boldsky.com.


Meningkatkan imunitas tubuh
Jambu adalah buah yang mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Sebab jambu mengandung vitamin C tinggi yang bisa mencegah tubuh Anda dari serangan berbagai penyakit.

Anti-tumor dan anti-inflamasi
Kandungan lycopene di dalam jambu bermanfaat sebagai zat anti-inflamasi dan mencegah pertumbuhan tumor.

Mencegah kanker
Karena jambu biji mengandung zat antioksidan yaitu flavonid dan fitonutrien, maka buah ini efektif untuk mencegah kanker. Kandungan vitamin C dosis tinggi di dalamnya juga bermanfaat untuk menetralkan radikal bebas penyebab kanker.

Menjaga tekanan darah
Jambu biji memiliki manfaat mengagumkan untuk menjaga tekanan darah. Sebab jambu biji mengandung kalium yang bermanfaat untuk melindungi tubuh Anda dari pengaruh eksternal yang bisa merusak kesehatan tekanan darah.

Mencegah penuaan dini
Kandungan zat antioksidan tinggi dalam jambu mampu menetralkan radikal bebas dan mencegah terjadinya stres oksidatif penyebab penuaan dini.

Baik untuk penderita diabetes
Kandungan serat dalam jambu biji berfungsi sebagai obat alami bagi penderita diabetes. Selain itu secara medis, buah ini juga terbukti untuk mencegah lonjakan gula.

Menyehatkan kulit
Jambu biji mengandung vitamin A, nutrisi yang penting untuk meningkatkan kesehatan kulit. Buah ini juga bermanfaat untuk mengeluarkan antioksidan yang bisa membuat kulit Anda terlihat segar kembali.

Mendukung kesehatan mata
Kandungan vitamin A dalam jambu biji sekali lagi mampu mencegah infeksi mata dan penyakit mata.

Meningkatkan sistem pencernaan
Kandungan lycopene dalam jambu biji sangat baik dalam membantu meningkatkan kesehatan pencernaan.

Menambah jumlah darah
Jambu biji mengandung vitamin E, K, folat, niasain, mangan, tembaga, magnesium, dan asam panthothenic dimana semuanya bermanfaat untuk menambah jumlah sel darah merah Anda. Buah jambu biji bisa dikonsumsi secara langsung, dibuat jus, atau dimasukkan ke dalam campuran bahan makanan lainnya. Sehingga Anda pun bisa mengonsumsinya tanpa takut merasa bosan.

Sekian ulasan tentang Manfaat yang terkandung dalam buah jambu biji bagi kesehatan dan semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi anda semua. Sumber : merdeka.com

Sehatkan Sel Otak Dengan Tanaman Kunyit

Sehatkan Sel Otak Dengan Tanaman KunyitKunyit tentu bukan tanaman yang asing bagi masyarakat Indonesia. zat dalam kunyit selama ini diketahui memiliki efek anti peradangan dan bahkan bisa mencegah kanker. Namun baru-baru ini peneliti juga menemukan bahwa zat dalam kunyit juga memiliki efek yang baik untuk sel otak.

Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Stem Cell Research & Therapy mengungkap bahwa zat bioaktif dalam kunyit mampu menyehatkan sel otak dan mencegah penyakit saraf seperti stroke, Alzheimer, dan lainnya, seperti dilansir oleh The Mind Unleashed (30/09).

Penelitian ini menunjukkan bahwa turmerone dalam kunyit bisa menghambat proses peradangan pada otak dan menguatkan pusat saraf pada otak yang berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh. Hasil ini didapatkan peneliti setelah melakukan pengamatan terhadap sel induk tikus selama 72 jam. Peneliti menginjeksikan turmerone pada tikus dewasa.

Peneliti memperkirakan bahwa kunyit berkemungkinan digunakan sebagai obat-obatan untuk mencegah dan merawat penyakit saraf atau peradangan pada otak. Kunyit juga bisa menjadi alternatif pengobatan yang murah dan mudah didapatkan. Meski begitu, peneliti berpendapat bahwa masih banyak percobaan yang harus dilakukan sebelum menjadikan kunyit menjadi obat-obatan yang tersedia untuk umum.

Peneliti juga menyarankan bahwa kunyit bisa dikonsumsi dalam diet untuk mencegah peradangan dan membantu mencegah penyakit yang berkaitan dengan penurunan kemampuan saraf otak dan lainnya. Sekian ulasan tentang kandungan tanaman kunyit yang dapat menyehatkan sel otak dan semoga dapat bermanfaat. Sumber : merdeka.com
Sehatkan Sel Otak Dengan Tanaman KunyitKunyit tentu bukan tanaman yang asing bagi masyarakat Indonesia. zat dalam kunyit selama ini diketahui memiliki efek anti peradangan dan bahkan bisa mencegah kanker. Namun baru-baru ini peneliti juga menemukan bahwa zat dalam kunyit juga memiliki efek yang baik untuk sel otak.

Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Stem Cell Research & Therapy mengungkap bahwa zat bioaktif dalam kunyit mampu menyehatkan sel otak dan mencegah penyakit saraf seperti stroke, Alzheimer, dan lainnya, seperti dilansir oleh The Mind Unleashed (30/09).

Penelitian ini menunjukkan bahwa turmerone dalam kunyit bisa menghambat proses peradangan pada otak dan menguatkan pusat saraf pada otak yang berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh. Hasil ini didapatkan peneliti setelah melakukan pengamatan terhadap sel induk tikus selama 72 jam. Peneliti menginjeksikan turmerone pada tikus dewasa.

Peneliti memperkirakan bahwa kunyit berkemungkinan digunakan sebagai obat-obatan untuk mencegah dan merawat penyakit saraf atau peradangan pada otak. Kunyit juga bisa menjadi alternatif pengobatan yang murah dan mudah didapatkan. Meski begitu, peneliti berpendapat bahwa masih banyak percobaan yang harus dilakukan sebelum menjadikan kunyit menjadi obat-obatan yang tersedia untuk umum.

Peneliti juga menyarankan bahwa kunyit bisa dikonsumsi dalam diet untuk mencegah peradangan dan membantu mencegah penyakit yang berkaitan dengan penurunan kemampuan saraf otak dan lainnya. Sekian ulasan tentang kandungan tanaman kunyit yang dapat menyehatkan sel otak dan semoga dapat bermanfaat. Sumber : merdeka.com

Kosumsi Buah Alpukat Setiap hari Jika Ingin Gemuk

Kosumsi Buah Alpukat Setiap Hari Jika Ingin GemukAda banyak alasan untuk mencintai buah alpukat. Mulai dari rasanya yang enak, kandungan lemak sehatnya yang melimpah, dan banyak manfaat lainnya. Alpukat dianggap sebagai buah yang aman dikonsumsi saat diet karena lemak yang ada di dalamnya adalah lemak sehat yang tak berbahaya untuk kesehatan. Namun ternyata anggapan ini salah.


Meski alpukat mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan dan tak akan berbahaya bagi jantung, namun menurut peneliti lemak tetaplah lemak. Banyak orang yang tak menyadari bahwa mengonsumsi satu buah alpukat sudah termasuk banyak dalam takaran lemak dan kalori yang terkandung di dalamnya. Berdasarkan standar MUFA, untuk orang yang berdiet sebanyak 2000 kalori sehari, asupan lemak yang dikonsumsi adalah 65 gram. Sementara itu, satu buah alpukat dengan berat lima ons mengandung 23 gram lemak. Itu sekitar sepertiga kalori harian dan sudah termasuk 250 kalori, seperti dilansir oleh Pop Sugar.

Sebagai pembanding, satu buah apel hanya mengandung 100 kalori dan bebas lemak. Jika Anda sedang berdiet dan tidak ingin berlebihan mengonsumsi alpukat, Anda hanya diperbolehkan makan dua atau tiga iris saja atau satu ons alpukat.

Menggunakan alpukat sebagai topping salad juga bisa dilakukan. Namun sebagai gantinya, Anda harus mengurangi komposisi salad lain yang mengandung kalori atau lemak seperti keju atau daging ayam. Meski begitu, Julie Upton seorang ahli nutrisi menyarankan agar banyak orang tak usah takut mengonsumsi alpukat. Meski sedang berdiet, Anda bisa makan setengah buah alpukat setiap hari.

Berapa banyak alpukat yang biasanya Anda konsumsi saat berdiet? Setelah mengetahui fakta di atas, sebaiknya Anda mulai menguranginya jika tak ingin menambah berat badan. Sekian ulasan mengenai cara agar cepat gemuk dengan mengkonsumsi buah alpukat setiap hari. Sember : Merdeka.com

Kosumsi Buah Alpukat Setiap Hari Jika Ingin GemukAda banyak alasan untuk mencintai buah alpukat. Mulai dari rasanya yang enak, kandungan lemak sehatnya yang melimpah, dan banyak manfaat lainnya. Alpukat dianggap sebagai buah yang aman dikonsumsi saat diet karena lemak yang ada di dalamnya adalah lemak sehat yang tak berbahaya untuk kesehatan. Namun ternyata anggapan ini salah.


Meski alpukat mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan dan tak akan berbahaya bagi jantung, namun menurut peneliti lemak tetaplah lemak. Banyak orang yang tak menyadari bahwa mengonsumsi satu buah alpukat sudah termasuk banyak dalam takaran lemak dan kalori yang terkandung di dalamnya. Berdasarkan standar MUFA, untuk orang yang berdiet sebanyak 2000 kalori sehari, asupan lemak yang dikonsumsi adalah 65 gram. Sementara itu, satu buah alpukat dengan berat lima ons mengandung 23 gram lemak. Itu sekitar sepertiga kalori harian dan sudah termasuk 250 kalori, seperti dilansir oleh Pop Sugar.

Sebagai pembanding, satu buah apel hanya mengandung 100 kalori dan bebas lemak. Jika Anda sedang berdiet dan tidak ingin berlebihan mengonsumsi alpukat, Anda hanya diperbolehkan makan dua atau tiga iris saja atau satu ons alpukat.

Menggunakan alpukat sebagai topping salad juga bisa dilakukan. Namun sebagai gantinya, Anda harus mengurangi komposisi salad lain yang mengandung kalori atau lemak seperti keju atau daging ayam. Meski begitu, Julie Upton seorang ahli nutrisi menyarankan agar banyak orang tak usah takut mengonsumsi alpukat. Meski sedang berdiet, Anda bisa makan setengah buah alpukat setiap hari.

Berapa banyak alpukat yang biasanya Anda konsumsi saat berdiet? Setelah mengetahui fakta di atas, sebaiknya Anda mulai menguranginya jika tak ingin menambah berat badan. Sekian ulasan mengenai cara agar cepat gemuk dengan mengkonsumsi buah alpukat setiap hari. Sember : Merdeka.com

Inilah 7 Fakta menarik tentang nutrisi buah kiwi

Inilah 7 Fakta menarik tentang nutrisi buah kiwiBuah kiwi masih jarang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, salah satunya adalah karena harganya yang mahal dan biasanya hanya tersedia di supermarket saja. Padahal buah yang enak ini bisa memberikan banyak manfaat untuk kesehatan.
Jika bosan dengan apel, pisang, dan anggur, Anda bisa mencoba buah kiwi untuk dikonsumsi sehari-hari. Satu porsi buah kiwi mengandung dua kali lebih banyak vitamin C dari pisang dan lebih banyak serat dari sereal. Berikut adalah beberapa fakta menarik seputar nutrisi buah kiwi, seperti dilansir oleh App for Health (16/09).

1. Buah kiwi mengandung banyak serat yang terlarut dalam air dan penting untuk menjaga kesehatan jantung. Tak hanya itu, buah kiwi juga baik untuk menjaga kesehatan pencernaan dan menurunkan tingkat kolesterol.

2. Serat dalam buah kiwi juga membantu menurunkan dan menjaga tingkat gula dalam darah. Buah kiwi tak akan membuat tingkat gula darah naik seperti buah lainnya. Ini tentu sangat berguna bagi penderita diabetes.

3. Sebuah penelitian di Rutgers University mengungkap bahwa buah kiwi mengandung lebih banyak nutrisi dibandingkan 21 buah lain yang sering dikonsumsi masyarakat.

4. Selain vitamin C, dalam buah kiwi juga terdapat berbagai macam zat antioksidan yang membantu menangkal radikal bebas dan zat kimia lain yang bisa menyebabkan kanker.

5. Kiwi kaya akan magnesium, nutrisi yang baik untuk memberikan asupan energi tubuh.

6. Buah kiwi juga mengandung lutein yang melindungi kesehatan mata, serta karotenoid yang menjaga jaringan mata dari radikal bebas.

7. Tekanan darah sering naik? Mengonsumsi kiwi akan membantu Anda menurunkan tekanan darah. Ini karena di dalam kiwi terdapat potasium yang bisa memenuhi kebutuhan Anda sehari-hari.

Itulah beberapa fakta unik mengenai nutrisi yang terkandung dalam buah kiwi. Jangan hanya mengonsumsi apel atau pisang, sesekali konsumsi juga kiwi untuk mendapatkan nutrisi hebat di dalamnya! Sumber : merdeka.com
Inilah 7 Fakta menarik tentang nutrisi buah kiwiBuah kiwi masih jarang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, salah satunya adalah karena harganya yang mahal dan biasanya hanya tersedia di supermarket saja. Padahal buah yang enak ini bisa memberikan banyak manfaat untuk kesehatan.
Jika bosan dengan apel, pisang, dan anggur, Anda bisa mencoba buah kiwi untuk dikonsumsi sehari-hari. Satu porsi buah kiwi mengandung dua kali lebih banyak vitamin C dari pisang dan lebih banyak serat dari sereal. Berikut adalah beberapa fakta menarik seputar nutrisi buah kiwi, seperti dilansir oleh App for Health (16/09).

1. Buah kiwi mengandung banyak serat yang terlarut dalam air dan penting untuk menjaga kesehatan jantung. Tak hanya itu, buah kiwi juga baik untuk menjaga kesehatan pencernaan dan menurunkan tingkat kolesterol.

2. Serat dalam buah kiwi juga membantu menurunkan dan menjaga tingkat gula dalam darah. Buah kiwi tak akan membuat tingkat gula darah naik seperti buah lainnya. Ini tentu sangat berguna bagi penderita diabetes.

3. Sebuah penelitian di Rutgers University mengungkap bahwa buah kiwi mengandung lebih banyak nutrisi dibandingkan 21 buah lain yang sering dikonsumsi masyarakat.

4. Selain vitamin C, dalam buah kiwi juga terdapat berbagai macam zat antioksidan yang membantu menangkal radikal bebas dan zat kimia lain yang bisa menyebabkan kanker.

5. Kiwi kaya akan magnesium, nutrisi yang baik untuk memberikan asupan energi tubuh.

6. Buah kiwi juga mengandung lutein yang melindungi kesehatan mata, serta karotenoid yang menjaga jaringan mata dari radikal bebas.

7. Tekanan darah sering naik? Mengonsumsi kiwi akan membantu Anda menurunkan tekanan darah. Ini karena di dalam kiwi terdapat potasium yang bisa memenuhi kebutuhan Anda sehari-hari.

Itulah beberapa fakta unik mengenai nutrisi yang terkandung dalam buah kiwi. Jangan hanya mengonsumsi apel atau pisang, sesekali konsumsi juga kiwi untuk mendapatkan nutrisi hebat di dalamnya! Sumber : merdeka.com

Inilah 4 Penyedap makanan yang dapat metabolisme tubuh

Inilah 4 Penyedap makanan yang dapat metabolisme tubuhSistem metabolisme tubuh membantu agar seluruh sel tubuh Anda tetap bisa teregenerasi dengan baik. Sistem metabolisme bermanfaat agar seluruh sistem dalam tubuh tetap berjalan dengan normal. Jika sistem metabolisme tubuh Anda kacau, maka berbagai macam gangguan kesehatan dari yang ringan hingga akut bisa datang.

Selain makanan, bahan alami yang berfungsi sebagai penyedap masakan juga bisa bermanfaat untuk meningkatkan sistem metabolisme tubuh Anda. Seperti dilansir dari mindbodygreen.com, berikut adalah daftar penyedap makanan yang bisa membuat sistem metabolisme tubuh Anda bekerja dengan baik.

Air lemon
Air lemon yang biasanya bermanfaat untuk menyegarkan daging serta rasa masakan, juga bisa Anda manfaatkan untuk meningkatkan sistem metabolisme tubuh. Itulah sebabnya tips kesehatan yang menyarankan Anda untuk mengonsumsi air hangat yang dicampur dengan lemon di pagi hari. 

Kayu manis
Rempah-rempah yang berfungsi untuk menambah rasa dan aroma masakan ini juga bermanfaat untuk membantu menyeimbangkan gula darah serta meningkatkan sensitivitas insulin dalam tubuh. Mengonsumsi makanan dengan campuran kayu manis juga bermanfaat untuk membatasi nafsu makan Anda akan makanan manis.

Merica
Merica yang selama ini digunakan untuk menambah rasa pedas masakan mampu membakar lebih banyak kalori dan mengurangi rasa lapar Anda, bisa meningkatkan sistem metabolisme tubuh Anda. Sehingga mengonsumsi makanan yang mengandung merica di dalamnya pada pagi hari dapat memberikan Anda suntikan semangat di pagi hari.

Minyak kelapa dan santan
Minyak kelapa dan santan mampu memberikan rasa gurih pada makanan. Selain itu, kandungan antivirus dan antibakteri di dalamnya ternyata mampu menjaga kesehatan usus Anda. Bahan alami ini juga bermanfaat untuk meningkatkan sistem metabolisme tubuh Anda.

Itulah beberapa bahan makanan alami yang dapat meningkatkan sistem metabolisme tubuh Anda. Tertarik untuk mencobanya? Sumber : merdeka.com
Inilah 4 Penyedap makanan yang dapat metabolisme tubuhSistem metabolisme tubuh membantu agar seluruh sel tubuh Anda tetap bisa teregenerasi dengan baik. Sistem metabolisme bermanfaat agar seluruh sistem dalam tubuh tetap berjalan dengan normal. Jika sistem metabolisme tubuh Anda kacau, maka berbagai macam gangguan kesehatan dari yang ringan hingga akut bisa datang.

Selain makanan, bahan alami yang berfungsi sebagai penyedap masakan juga bisa bermanfaat untuk meningkatkan sistem metabolisme tubuh Anda. Seperti dilansir dari mindbodygreen.com, berikut adalah daftar penyedap makanan yang bisa membuat sistem metabolisme tubuh Anda bekerja dengan baik.

Air lemon
Air lemon yang biasanya bermanfaat untuk menyegarkan daging serta rasa masakan, juga bisa Anda manfaatkan untuk meningkatkan sistem metabolisme tubuh. Itulah sebabnya tips kesehatan yang menyarankan Anda untuk mengonsumsi air hangat yang dicampur dengan lemon di pagi hari. 

Kayu manis
Rempah-rempah yang berfungsi untuk menambah rasa dan aroma masakan ini juga bermanfaat untuk membantu menyeimbangkan gula darah serta meningkatkan sensitivitas insulin dalam tubuh. Mengonsumsi makanan dengan campuran kayu manis juga bermanfaat untuk membatasi nafsu makan Anda akan makanan manis.

Merica
Merica yang selama ini digunakan untuk menambah rasa pedas masakan mampu membakar lebih banyak kalori dan mengurangi rasa lapar Anda, bisa meningkatkan sistem metabolisme tubuh Anda. Sehingga mengonsumsi makanan yang mengandung merica di dalamnya pada pagi hari dapat memberikan Anda suntikan semangat di pagi hari.

Minyak kelapa dan santan
Minyak kelapa dan santan mampu memberikan rasa gurih pada makanan. Selain itu, kandungan antivirus dan antibakteri di dalamnya ternyata mampu menjaga kesehatan usus Anda. Bahan alami ini juga bermanfaat untuk meningkatkan sistem metabolisme tubuh Anda.

Itulah beberapa bahan makanan alami yang dapat meningkatkan sistem metabolisme tubuh Anda. Tertarik untuk mencobanya? Sumber : merdeka.com

Jangan bersihkan telinga pakai cotton bud!

Jangan bersihkan telinga pakai cotton bud!Kebanyakan orang menggunakan cotton bud untuk membersihkan telinga mereka. Sejak lama kita memang sudah terbiasa memasukkan cotton bud ke dalam telinga, kemudian mengorek-orek bagian dalam untuk mengeluarkan kotoran telinga. Hingga sekarang masih banyak orang yang percaya bahwa ini adalah kebiasaan yang menyehatkan. Padahal justru sebaliknya.



Berikut adalah beberapa alasan mengapa sebaiknya Anda tidak menggunakan cotton bud untuk membersihkan telinga, seperti dilansir oleh Health Me Up (17/09).

1. Telinga bisa membersihkan diri sendiri
Tak seperti kebanyakan bagian tubuh, telinga sebenarnya tak butuh terlalu sering dibersihkan. Telinga bisa membersihkan diri sendiri. Hindari memasukkan benda-benda kecil ke dalam telinga, meski itu dilakukan untuk membersihkannya. Banyak orang yang tidak menggunakan cotton bud, tapi juga banyak benda kecil untuk membersihkan telinga mereka. Semua benda itu bisa merusak telinga.

2. Kotoran telinga sebenarnya menyehatkan
Ketika mengorek telinga menggunakan cotton bud, orang akan merasa senang ketika mendapatkan banyak kotoran telinga yang menempel di sana. Ini karena mereka menganggap bahwa kotoran telinga adalah hal kotor yang harus dikeluarkan dari telinga. Padahal kotoran telinga merupakan minyak yang melapisi telinga bagian dalam dan melindunginya. Kotoran telinga mengandung zat anti bakteri yang mencegah telinga dalam terkena infeksi dan air bisa keluar dengan lebih mudah.

Kotoran telinga diproduksi bagian dalam telinga dan berguna untuk membawa keluar sel kulit mati serta kuman. Terlalu sering membersihkan kotoran telinga akan membuat bagian telinga terasa kering dan kasar. Telinga Anda juga tak terlindungi dari bakteri yang masuk ke dalamnya.

3. Cotton bud bisa merusak telinga
Setiap kali memasukkan cotton bud ke dalam telinga, Anda tak hanya memasukkan bakteri baru ke dalamnya, tetapi juga mendorong kotoran telinga masuk ke telinga bagian dalam. Bukannya membiarkan kotoran telinga keluar dengan sendirinya, Anda justru mendorongnya masuk ke dalam dan membuat kuman serta bakteri yang ada di dalamnya ikut masuk.

Selain itu, jika cotton bud masuk terlalu dalam hingga menyentuh gendang telinga, ini bisa menyebabkan kerusakan. Gendang telinga adalah bagan yang sangat rapuh sehingga cotton bud bisa menggesek dan menyebabkan kerusakan pada gendang telinga.

Itulah beberapa alasan untuk tidak menggunakan cotton bud dalam membersihkan telinga. Telinga Anda akan mengeluarkan kotoran telinga dengan sendirinya. Cotton bud bukannya mengeluarkan kotoran telinga, tetapi justru mendorongnya ke dalam. Sumber : merdeka.com
Jangan bersihkan telinga pakai cotton bud!Kebanyakan orang menggunakan cotton bud untuk membersihkan telinga mereka. Sejak lama kita memang sudah terbiasa memasukkan cotton bud ke dalam telinga, kemudian mengorek-orek bagian dalam untuk mengeluarkan kotoran telinga. Hingga sekarang masih banyak orang yang percaya bahwa ini adalah kebiasaan yang menyehatkan. Padahal justru sebaliknya.



Berikut adalah beberapa alasan mengapa sebaiknya Anda tidak menggunakan cotton bud untuk membersihkan telinga, seperti dilansir oleh Health Me Up (17/09).

1. Telinga bisa membersihkan diri sendiri
Tak seperti kebanyakan bagian tubuh, telinga sebenarnya tak butuh terlalu sering dibersihkan. Telinga bisa membersihkan diri sendiri. Hindari memasukkan benda-benda kecil ke dalam telinga, meski itu dilakukan untuk membersihkannya. Banyak orang yang tidak menggunakan cotton bud, tapi juga banyak benda kecil untuk membersihkan telinga mereka. Semua benda itu bisa merusak telinga.

2. Kotoran telinga sebenarnya menyehatkan
Ketika mengorek telinga menggunakan cotton bud, orang akan merasa senang ketika mendapatkan banyak kotoran telinga yang menempel di sana. Ini karena mereka menganggap bahwa kotoran telinga adalah hal kotor yang harus dikeluarkan dari telinga. Padahal kotoran telinga merupakan minyak yang melapisi telinga bagian dalam dan melindunginya. Kotoran telinga mengandung zat anti bakteri yang mencegah telinga dalam terkena infeksi dan air bisa keluar dengan lebih mudah.

Kotoran telinga diproduksi bagian dalam telinga dan berguna untuk membawa keluar sel kulit mati serta kuman. Terlalu sering membersihkan kotoran telinga akan membuat bagian telinga terasa kering dan kasar. Telinga Anda juga tak terlindungi dari bakteri yang masuk ke dalamnya.

3. Cotton bud bisa merusak telinga
Setiap kali memasukkan cotton bud ke dalam telinga, Anda tak hanya memasukkan bakteri baru ke dalamnya, tetapi juga mendorong kotoran telinga masuk ke telinga bagian dalam. Bukannya membiarkan kotoran telinga keluar dengan sendirinya, Anda justru mendorongnya masuk ke dalam dan membuat kuman serta bakteri yang ada di dalamnya ikut masuk.

Selain itu, jika cotton bud masuk terlalu dalam hingga menyentuh gendang telinga, ini bisa menyebabkan kerusakan. Gendang telinga adalah bagan yang sangat rapuh sehingga cotton bud bisa menggesek dan menyebabkan kerusakan pada gendang telinga.

Itulah beberapa alasan untuk tidak menggunakan cotton bud dalam membersihkan telinga. Telinga Anda akan mengeluarkan kotoran telinga dengan sendirinya. Cotton bud bukannya mengeluarkan kotoran telinga, tetapi justru mendorongnya ke dalam. Sumber : merdeka.com
 
Modified by Bintang Senja Sponsors: WooThemes Coupon Code, Rockable Press Discount Code